Text
Pembunuh di Balik Kabut
Angin bertiup dari laut. Perlahan-lahan kabut mulai menipis... menipis...
Di bawah sana terlihat sesosok tubuh tak berdaya... laki-laki itu berusia empat puluhan, masih bernapas, meskipun pingsan.
Bobby memandanginya. Rambut cokelat yang ikal, hidung yang besar, dagu yang kukuh, sederet gigi yang putih bersih terlihat dari celah bibinya yang sedikit terbuka, dan.. sepasang kaki yang tertekuk aneh.
Tiba-tiba orang itu membuka matanya dan mengucapkan sebuah kalimat.
"Mengapa mereka tidak memanggil Evans?" Tubuhnya bergetar, kelopak matanya menutup dan dagunya turun.. Laki-laki itu mati...
| 3744 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain